
Menko BUMN dan Menkominfo Beri Apresiasi untuk INSYNC 2014 , Rabu (11/6). Di hari kedua penyelenggaraan INSYNC 2014 Conference & Exhibition, Menkominfo Muhammad Nuh dan Menko BUMN yang diwakili oleh Deputy Menteri BUMN Negara bidang Pertambangan Industri Strategis Telekomunikasi, Roes Aryawidjaja hadir untuk memberikan sambutan dan membuka secara resmi Conference di hari kedua ini. Masih di tempat yang sama, Ritz Hotel, Pacific Place Jakarta, kedua Menteri Negara ini memberikan apresiasi bagi TELKOM atas terselenggaranya event tersebut.Roes Aryawidjaja yang saat itu membacakan sambutan dari Menko BUMN, Sofyan Djalil menyampaikan apresiasi dan penghargaan bagi TELKOM atas terselenggaranya acara INSYNC 2014 Conference & Exhibition ini. Beliau mengatakan bahwa saat ini dunia termasuk Indonesia sedang menghadapi tekanan dari pasar di tengah pesatnya perkembangan dunia telekomunikasi. INSYNC 2014 yang merupakan komitmen TELKOM untuk mewujudkan future lifestyle dengan era digital berbasis NGN, harus kita berikan apresiasi dan dukungan penuh” kata beliau. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa realisasi dari program ini selaras dengan program pemerintah di masa yang akan datang. “Hal ini akan menciptakan berbagai inovasi bagi masyarakat Indonesia dan pemanfaatan yang maksimal bidang ICT”, kata beliau.
Hal senada juga disampaikan oleh Menkominfo, Muhammad Nuh. Beliau mengatakan bahwa pihaknya menyambut dengan baik program INSYNC 2014. Pada kesempatan tersebut beliau mengatakan bahwa posisi TELKOM lebih tinggi dari perusahaan telekomunikasi lainnya. Hal ini mengingat bahwa TELKOM adalah perusahaan telekomunkasi tertua dan terbesar dari sisis sejarah dan tidak dapat dipisahkan dari segi perjuangan bangsa ini. “Bahkan TELKOM dapat memberikan sumber inspirasi bagi perusahaan lain”, kata beliau.
Rinaldi Firmansyah dalam sambutannya mengatakan bahwa ditengah keadaan yang terjadi saat ini seperti tekanan dari regulasi dan banyaknya pemain baru di bidang telekomunikasi, Indonesia justru memiliki pertumbuhan yang tinggi di bidang ini. “Hal ini ditrandai dengan pertumbuhan 2,3%, di mana negara tetangga tidak setinggi ini”, kata Rinaldi. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa melalui INSYNC 2014 ini TELKOM ingin melayani future lifestyle. “Secara konsisten kita akan terus mengembangkan program-program ini. Percayalah, we are in the right track”, kata beliau mengakhiri sambutannya.
Sedangkan Direktur NWS, Ermady Dahlan mengatakan bahwa percepatan INSYNC yang semula ditargetkan di tahun 2016 menjadi 2014 ini merupakan percepatan yang diharapakan TELKOM dapat mempersembahkan hal yang bermanfaat dalam industri ICT. “INSYNC 2014 bukan hanya sebagai visi, lebih dari itu, ini juga merupakan spirit dan komitmen yang besar bagi TELKOM untuk mewujudkan ICT environment bagi bangsa Indonesia ”, kata beliau.
Pada penyelenggaraan di hari kedua ini, TELKOM juga memberikan informasi kepada jajaran eksekutif dan operasional TELKOM tentang program INSYNC 2014। Bahkan masyarakat umum dan komunitas-komunitas khusus, serta pihak terkait lainnya dapat turut serta bergabung untuk mengetahui lebih dalam mengenai program ini। ***dip

Tidak ada komentar:
Posting Komentar