Kamis, Juli 09, 2009

RagensTour











KampungHalamanku

Inilah Rumah Gubuk-ku di kampung Sukorejo, kelurahan Brojol, Kecamatan Miri, kawedanan Gemolong, Kabupaten Sragen, Karesidenan Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, Asia Tenggara

Rabu, November 12, 2008

SEMENIT SAJA

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan, atau untuk memberi makan para dhu'afa; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!Betapa lamanya melayani Allah SWT selama lima belas menit, namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan), namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar /teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.Betapa asyiknya a pabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur'an, tetapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris. Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser, namun lebih senang berada di shaf paling belakang ketika berada di Masjid Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa. Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap padasaat terakhir untuk event yang menyenangkan.Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al qur'an; namunbetapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.
Betapa Takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnya namunbetapa kita berani dan lamanya untuk menghadapNya saat kumandang azan menggema. Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada email yang isinya tentang Keagungan Allah SWT atau thausiah thausiah dari orang orang yang 'alim betapa seringnya kita ragu-ragu.

Selasa, Juni 24, 2008

Tour D’Jakarta, Apresiasi Blogger untukmu Guruku

Pemenang lomba menulis Blog “Untukmu Guruku” berakhir pada tanggal 28 April 2008 dan hadiah bagi para pemenang lomba telah diserahkan bertepatan dengan HARDIKNAS 02 Mei 2008 di PTC Makassar. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa pemenang pertama untuk tingkat penggalang (SD & SMP), diraih oleh Muhammad Ilham dengan judul tulisan, ”Guruku Orang Tuaku”. Blog address ilham_sdikip1.blog2.plasa.com berasal dari SDN Kompleks IKIP-1 Makassar. Pemenang mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 3.000.000,- beserta piala.
Tingkat Penegak (SMA & Perguruan Tinggi), diraih oleh Mohammad Mustamar Natsir dengan judul tulisan, ”Pak Bustan, Guru Ngaji Ribuan Anak”. Blog address profmustamar.blog2.plasa.com berasal dari Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur UNHAS. Pemenang mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 4.000.000,- beserta piala.
Ajang lomba yang bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi para guru yang telah mengabdi dalam dunia pendidikan ini bukan saja memberikan reward sejumlah uang, namun bentuk apresiasi lainnya adalah mengajak pemenang pertama tour ke ibukota Jakarta selama 3 hari (18 hingga 20 Juni 2008). Tempat yang dikunjungi adalah lokasi Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2008, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Museum Telekomunikasi (Mustel) dan Dunia Fantasi (Dufan).
Di lokasi Mustel, Linson (Manager Sales Data & VAS Kandatel Makassar) selaku penyelenggara acara memberikan penjelasan kepada peserta sambil melihat perangkat yang telah mengukir sejarah pertelekomunikasian di Indonesia. Pemberian reward sebelumnya telah diberikan kepada pemenang lomba Makassar Cyber Kuis (MCK, Januari 2008) dengan mengadakan kunjungan ke lembaga pendidikan di Bandung dan Kantor Perusahaan.
Telkom telah memberikan apresiasi yang luara biasa kepada para pemenang. Menurut salah seorang peserta, reward ini merupakan sesuatu hal yang sangat luar biasa karena belum pernah didapatkan sebelumnya dari lomba yang sejenis (penulisan blog). Secara materi yag cukup fantastis, ungkap Mustamar Mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur UNHAS. Ilham, pelajar SD Kelas-5 didampingi oleh guru sekaligus ayah kandungnya berkomentar, bermain ke Dufan adalah pertama kali dalam hidupnya, dan sangat senang bisa diajak Telkom, meskipun sebelumnya Ilham pernah ke Jakarta.
Bentuk apresiasi yang senantiasa diberikan Telkom kepada dunia pendidikan, baik dalam kapasitas individu maupun kelembagaan diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pemakai internet yang berdampak kepada peningkatan cashcow revenue new enginee.***daeng_ibra (dari sumber :http://intra.telkom.co.id/all_telkom/jun-08/23jun-divre6_jakarta.asp)

Jumat, Juni 20, 2008

Bangkit Bersama Flexi

Deskripsi Program KEBANGKITAN Bangkit Bersama Flexi merupakan layanan yang didesign untuk memperingati 100 Tahun Kebangkitan Nasional dan ditujukan khusus bagi Pelanggan Flexi। Diharapkan layanan ini dapat meningkatkan semangat kebangkitan dan loyalitas Pelanggan Telkom Flexi.Bangkit Bersama Flexi menyatukan antara konten text dan rich. Pelanggan yang melakukan REG dalam program tiap hari akan mendapat 1 push soal harian melalui SMS. Pelanggan yang telah terdaftar dalam program dapat mengakses konten GRATIS berupa FlexiTONE, Wallpaper & Screensaver, Trutone dan yang lainnya.Poin-poin untuk mendapatkan hadiah diakumulasi dari:Registrasi dalam layanan Menerima push dan melakukan pull SMS Mendownload konten di wap.telkomflexi.com dan wap.themobsterz.com

Teman Teman Mobile (TTM)

Mau Cari TTM atau mencari teman buat nge-date ? Buruan gabung dengan ribuan anggota Teman Teman Mobile (TTM). Kamu bisa mencari anggota lain yang sedang online dan langsung kenalan..dan chatting..
Caranya mudah, ketik SMS REGTTMNamaCowok/Cewek Contoh: REG TTM DINI CEWEK Kirim ke: 9600 Tarif : ( Rp 1000,- / SMS ) Kemudian kamu akan mendapat SMS balasan dan petunjuk tentang cara ngobrol dengan anggota lainnya.. Untuk berhenti berlangganan, ketik: UNREG TTM



selengkapnyaklikdisinihttp://www.telkomflexi.com/products/content_service_specific.php?page=MTE1Nw==

ESQ SMS Reminder

ESQ SMS Reminder adalah layanan SMS bagi alumni ESQ (Emotional Spiritual Quotient) yang berfungsi sebagai media pengingat materi training ESQ yang disampaikan langsung oleh Ary Ginanjar Agustian (Master trainer ESQ) setiap hari. Selain itu, ESQ SMS Reminder berfungsi pula sebagai media informasi dan komunikasi alumni ESQ. Pelanggan juga dapat mengakses jadwal training ESQ di seluruh Indonesia dan jadwal umroh ESQ.

Untuk registrasi layanan ESQ SMS Reminder :
Ketik REGESQ, kirim ke 6165
http://www.telkomflexi.com/products/content_service_specific.php?page=Nzc0

Flexi Trendy Isi Ulang Berhadiah

Monster Trendy atau Flexi Trendy Isi Ulang Berhadiah Extra Fun Reward adalah perpanjangan dari program poin reward Flexi Trendy Isi Ulang Berhadiah yang ditujukan kepada Pelanggan Flexi yang telah melakukan isi ulang pulsa

SMS Internasional Flexi

SMS Internasional Flexi Selain dapat melakukan pengiriman dan penerimaan SMS ke nomor-nomor domestik (dalam negeri) kini TELKOM Flexi telah menyediakan juga layanan SMS Internasional, yaitu layanan yang memungkinkan seorang pelanggan TELKOM Flexi untuk dapat mengirim atau menerima SMS dari dan ke pelanggan operator telekomunikasi di luar negeri. Layanan ini dapat dinikmati diseluruh cakupan wilayah layanan TELKOM Flexi dan dapat langsungdigunakan oleh semua pelanggan TELKOM Flexi.Cara penggunaan Mengirim pesan : 1) Ketik pesan. 2) Kirim ke nomor tujuan dengan format : 007+ + contoh : 0076188XXXXXXXXX. Membalas pesan. Pesan yang diterima dapat langsung di balas (reply). Sistem akan secara otomatis menambahkan kode akses 007 dan country codeke nomor yang diterima. Selengkapnya silahkan klik disini : http://www.telkomflexi.com/products/index.php?page=MjY=&id=MTAw

Rabu, Juni 18, 2008

TanamanObatKankerKELADI TIKUS (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber)


JIKA ANDA MAU BERBAIK HATI TERHADAP SESAMA....TOLONG SEBARKAN INFORMASI INI... Penyakit Kanker Sudah Tidak Berbahaya Lagi, Kanker tidak lagi mematikan. Para penderita kanker di Indonesiadapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman "KELADI TIKUS" (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. "Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa," kata Drs.Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia . Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H.Teo,Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris , Australia , Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia. Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut. "Sebelum menjalani kemoterapi,dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan," jelas Patoppoi. Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker. "Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysiauntuk membeli teh tersebut," ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia , secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul Cancer, Yet They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. "Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia ," kenang Patoppoi sambil tersenyum. Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu. Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana . Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu. Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. "Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat," lanjut Patoppoi. Akhirnya, dengan tekad bulat dan do'a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut. "Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai," kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu. Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. "Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal," lanjut Boni. Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. "Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta ," kata Patoppoi. Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. "Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami," lanjut Patoppoi. Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali."Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif," sambung Boni sambil tertawa. Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untukmenginformasik an bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia. Kemudian Dr . Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh," sambung Patoppoi. Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia. Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos,Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut. "Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos," ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang masuk. "Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke sini," lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo. Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif. Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang , Malaysia . Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia , Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia . Ternyata saat Patoppoi mendapat buku "Cancer, Yet They Live" edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker.Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya . Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia , yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5, Jakarta , telp. 021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo. Cancer Care Malaysiatelah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. "Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita," kata Boni. Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. "Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia , sekitar 40-60 Ringgit Malaysia ," lanjut Boni. "Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran. " tambahnya. Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Adadua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabayaini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi. Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia . Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai "ter-kun" atau dokter-dukun. "Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern," kata dokter tersebut. Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya , yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. "Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi," sambung Boni sambil tertawa. Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan. Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan milyaran Ringgit Malaysiaselama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi dunia kesehatan. Bagi teman-teman yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan dengan artikel "Obat Kanker" bisa menghubungi perwakilan lembaga sosial "Cancer Care Indonesia " beralamat di Jl. Kayu Putih 4 no.5 Jakarta , telp : 021-4894745

TELEPHONE UMUM



Anak kecil aja tahu telephone

Kick-Off Kompetisi Flexter Blogging Nasional

Pada saat ini fenomena blog di kalangan pengguna internet memasuki euforia yang belum diketahui batas akhir waktunya, hal ini disebabkan blog merupakan wadah pencurahan ide, pendapat, dan pengalaman individu-individu secara demokratis-dinamis serta didukung semakin banyaknya para pengguna internet baru.Berkaitan dengan hal itu, FlexiLand, portal komunitas TelkomFlexi yang beralamat di http://www.myflexiland.com/menyelenggarakan kompetisi Blogging bagi Flexter (member FlexiLand). Para Flexter diperkenankan untuk membuat artikel sebanyak-banyaknya di portal tersebut, selanjutnya Flexter dapat mendaftarkan artikelnya untuk mengikuti kompetisi tersebut melalui SMS TelkomFlexi.Event Kompetisi Flexter Blogging ini diselenggarakan secara nasional dan didukung oleh Marketing Direktorat Konsumer dan seluruh PIC pengelola komunitas TelkomFlexi di seluruh Divisi Regional. Event ini akan menjadi pintu masuk penjualan TelkomFlexi kepada segment sekolah dan kampus (sesuai segment Flexter) dengan menawarkan fitur yang sedang jadi trend di kalangan mereka, yaitu Blog dan Social Network, sehingga akuisisi pelanggan baru TelkomFlexi tidak sekedar menawarkan TelkomFlexi ‘only as product’.Flexter Blogging kali ini bertema “Untukmu Indonesiaku” dan kick-off pada hari ke-3 INSYNC2014 Ballroom Ritz Carlton Jakarta dan berakhir pada 1 Agustus 2008. Juri dari kompetisi ini terdiri dari individu-individu yang kapabel dan kompeten baik dari internal Telkom maupun eksternal Telkom dengan koordinator dari tim RDC. Diharapkan artikel yang terkumpul akan dibukukan dan dapat diakses secara umum, terutama untuk komunitas TelkomFlexi tersebut. “Jayalah selalu TelkomFlexi-ku! Jayalah selalu Telkomku!” ***dip
http://intra.telkom.co.id/berita/jun-08/17jun-divre2_bloging.asp

Kamis, Juni 12, 2008

Menko BUMN dan Menkominfo Beri Apresiasi untuk INSYNC 2014



Menko BUMN dan Menkominfo Beri Apresiasi untuk INSYNC 2014 , Rabu (11/6). Di hari kedua penyelenggaraan INSYNC 2014 Conference & Exhibition, Menkominfo Muhammad Nuh dan Menko BUMN yang diwakili oleh Deputy Menteri BUMN Negara bidang Pertambangan Industri Strategis Telekomunikasi, Roes Aryawidjaja hadir untuk memberikan sambutan dan membuka secara resmi Conference di hari kedua ini. Masih di tempat yang sama, Ritz Hotel, Pacific Place Jakarta, kedua Menteri Negara ini memberikan apresiasi bagi TELKOM atas terselenggaranya event tersebut.
Roes Aryawidjaja yang saat itu membacakan sambutan dari Menko BUMN, Sofyan Djalil menyampaikan apresiasi dan penghargaan bagi TELKOM atas terselenggaranya acara INSYNC 2014 Conference & Exhibition ini. Beliau mengatakan bahwa saat ini dunia termasuk Indonesia sedang menghadapi tekanan dari pasar di tengah pesatnya perkembangan dunia telekomunikasi. INSYNC 2014 yang merupakan komitmen TELKOM untuk mewujudkan future lifestyle dengan era digital berbasis NGN, harus kita berikan apresiasi dan dukungan penuh” kata beliau. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa realisasi dari program ini selaras dengan program pemerintah di masa yang akan datang. “Hal ini akan menciptakan berbagai inovasi bagi masyarakat Indonesia dan pemanfaatan yang maksimal bidang ICT”, kata beliau.
Hal senada juga disampaikan oleh Menkominfo, Muhammad Nuh. Beliau mengatakan bahwa pihaknya menyambut dengan baik program INSYNC 2014. Pada kesempatan tersebut beliau mengatakan bahwa posisi TELKOM lebih tinggi dari perusahaan telekomunikasi lainnya. Hal ini mengingat bahwa TELKOM adalah perusahaan telekomunkasi tertua dan terbesar dari sisis sejarah dan tidak dapat dipisahkan dari segi perjuangan bangsa ini. “Bahkan TELKOM dapat memberikan sumber inspirasi bagi perusahaan lain”, kata beliau.
Rinaldi Firmansyah dalam sambutannya mengatakan bahwa ditengah keadaan yang terjadi saat ini seperti tekanan dari regulasi dan banyaknya pemain baru di bidang telekomunikasi, Indonesia justru memiliki pertumbuhan yang tinggi di bidang ini. “Hal ini ditrandai dengan pertumbuhan 2,3%, di mana negara tetangga tidak setinggi ini”, kata Rinaldi. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa melalui INSYNC 2014 ini TELKOM ingin melayani future lifestyle. “Secara konsisten kita akan terus mengembangkan program-program ini. Percayalah, we are in the right track”, kata beliau mengakhiri sambutannya.
Sedangkan Direktur NWS, Ermady Dahlan mengatakan bahwa percepatan INSYNC yang semula ditargetkan di tahun 2016 menjadi 2014 ini merupakan percepatan yang diharapakan TELKOM dapat mempersembahkan hal yang bermanfaat dalam industri ICT. “INSYNC 2014 bukan hanya sebagai visi, lebih dari itu, ini juga merupakan spirit dan komitmen yang besar bagi TELKOM untuk mewujudkan ICT environment bagi bangsa Indonesia ”, kata beliau.
Pada penyelenggaraan di hari kedua ini, TELKOM juga memberikan informasi kepada jajaran eksekutif dan operasional TELKOM tentang program INSYNC 2014। Bahkan masyarakat umum dan komunitas-komunitas khusus, serta pihak terkait lainnya dapat turut serta bergabung untuk mengetahui lebih dalam mengenai program ini। ***dip

Rabu, Juni 11, 2008

Voucher isi ulang Flexi Trendy Denominasi 5000


Voucher isi ulang Flexi Trendy denominasi 5000 adalah voucher isi ulang untuk Flexi pra bayar (Trendy) dengan nilai denominasi sebesar Rp. 5000